Tampilkan postingan dengan label Randomly thoughts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Randomly thoughts. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Mei 2017

escaping: to feel sorry

"Nu, kalau pekerjaan itu tidak apa-apa tidak sesuai dengan jurusan waktu kuliah atau dididik di sekolah dulu. Buktinya Ayah dulu sekolah di jurusan kelistrikan tapi kerja masuk di jurusan telekomunikasi" tutur Ayah lewat telpon.

Hey, kok tiba-tiba gue udah menulis kalimat percakapan kayak gitu? 

Hayo, what's wrong with you, Nu?

....

Iya, gue mau cerita boleh? Intinya sih gue kabur dari Perusahaan baru tempat gue kerja. Memalukan!

Jadi, begini...

Sebenernya gue betah ya di tempat kerjanya, cuma ada beberapa yang bikin gue gak tahan dan gak mau berlama-lama alias berkarir di sana (iya, sih. Gue baru banget,belum banyak yang tau dari perusahaan itu dan kayaknya gue terlalu parno). 

Waktu gue kabur itu, posisi gue sedang ikut tes kerja di RNI (lagi) dan tidak izin, pada saat itu di tanggal 25 Maret 2017. Tanggal di mana perusahaan-perusahaan dapat gaji, karena salah prediksi jadilah gue gak bisa langsung balik ke Lampung dan berakhir menginap di Jakarta. Gak mau juga minta uang ke orang tua, karena memang pada saat itu gue benar-benar gak punya uang sama sekali untuk balik. Sakit hati sih, karena sebelumnya saja di Perusahaan perbankan gue gak kayak penggajiannya. Inget kan gue juga punya angsuran yang jatuh temponya tanggal segitu. 

"Perusahaannya bonafid gak sih, Nu?" tanya si Ibu pada saat gue memeutuskan resign dari perusahaan lama.

Gue jawab, belum bonafid. Masih disokong oleh induk perusahaannya dan merintis lagi dan lagi.

Gue belum menyebutkan perusahaannya, kan? Gue kasih clue, perusahaan perkebunan yang memproduksi buah pisang, pisangnya sering dijumpai kok di mall-mall kota besar. 

Di tanggal 26 Maret 2017 gue balik ke Lampung dengan membawa surat keterangan sakit dari temen gue yang kebetulan Dokter Gigi. Sampai di mes tanggal 27 Maret 2017 sekitar pukul 9 pagi. Gue tepar di mes, dan mengecek rekening belum ada kredit masuk. Awalnya tanda tangan kontrak diberitahukan kalau gaji sekitar tanggal 25-26 (jika tidak kena hari libur). Selain itu, gue masih ada pembawaan "rapi" dari perusahaan sebelumnya, yang sudah sedemikian rupa aturan dan klausulanya jelas walaupun sama-sama anak perusahaan dari perusahaan induk. 

Di tanggal 28 Maret 2017, gue kabur pukul 8 di saat semua karyawan yang tinggal di mes pada siap bekerja. Oh iya, tanggal 27 sore gaji baru masuk sih. 

Masih emosi gue nulisnya, entah kenapa gue sama perusahaan ini kesel aja.

Maaf, gue kabur dan penuh emosi menulisnya.

Begitu kronologisnya...

Jadi, walaupun gue bekerja sesuai dengan passion gue, tetapi kalau perusahaan itu tidak mendukung dan tidak baik, jadilah gue seperti tadi. Memang, bekerja itu tidak harus sesuai dengan idealitas kita, jika memang bekerja yang tidak sesuai dengan background pendidikannya, tapi passion itu dapat kita dijumpai pada saat kita sedang bekerja.

I am sorry, I just left you!

Minggu, 26 Maret 2017

Breakaway

"dreaming of what  I could be and if I'd end up happy I would pray, trying to reach out but when I tried to to speak out felt like no one could hear me, wanted to belong here but something felt so wrong here So I prayed, I could break away. I'll spread my wings and I'll learn how to fly. I'll do what it takes till I touch the sky. And I'll make a wish, take a chance, make a change, and breakaway" - Breakaway, Kelly Clarkson

I  am back and it's 2017!

Kenapa gue langsung masukin lirik lagu Breakaway di awal tulisan ini? Alasannya, karena gue udah moved out dari kerjaan yang dulu, yang gue sering keluhkan, karena gue bukan di tempat kerja yang sesuai dengan jurusan kuliah gue. Sekarang ceritanya lain.

Ternyata tulisan-tulisan gue di sini dulu, haha... agak sedikit cerita terkait gak passion-nya gue kerja di bank. Kaget juga dan seperti nggak pernah nulis cerita demikian juga, tapi pas dibaca-baca, gue senyum-senyum sendiri.

Di mana sih gue kerja? Itu pertanyaannya.

Kenapa kok pindah kerja?

Emang gaji di tempat baru besar?

Berarti siap untuk berkarir dong, ya?

Seperti yang gue keluhkan, gue mau bekerja di bidang yang sama dengan jurusan gue kuliah. Iya, jurusan tanah Fakultas Pertanian. Artinya gue bekerja di sektor perkebunan dan gue bekerja di Departemen Riset. Selama ini, karena gue bekerja pada tahun pertama gue lulus kuliah bukan sesuai dengan jurusan, jadi gue sekarang di sini belajar banyak baca lagi literaturnya. Ilmu kalau tidak selalu dipelajari, lama-lama menguap bukan? 

Gue bekerja di sini menjadi anak baru, dengan angkatan lama. Artinya, gue layaknya fresh graduated dan nol pengalaman bekerja, meskipun gue selama 2 tahun pengalaman bekerja di Bank. Hubungannya memang tidak ada, tapi gue bertemu banyak dengan junior-junior alias angkatan lebih muda dari gue pada saat kuliah yang sudah bekerja di sini lebih dulu dari pada gue. Maklum lah, ya. Namanya juga telat, gak ada masalah kalau memang untuk bekerja menurut gue mah.

Gajinya gak lebih besar daripada tempat kerja lama gue, malah jauh lebih kecil menurut gue. Sampai saat ini juga, gaji gue bakal minus buat bayar angsuran ini-itu, ah...niatnya klo dapat gaji dari perusahaan lama buat ada saving, ini malah tambah minus terus. Apalagi gue selalu punya cerita gak enak saat gue datang ke Lampung, ke perusahaan ini. Gue pikir kedatangan gue ke sini bakal dikasih uang ganti, udah mah gue beli tiket garuda, bawa uang cash cuma 200.000 doang, tanya terkait uang ganti, malah sudah tidak ada pemberian lagi. SUCKIT!

Namanya juga hidup, gue selalu nerima aja. Toh kalau banyak keluh kesahnya, pasti bakal gak enak mulu.

Lucunya sebelum gue menerima pekerjaan ini, di awal tahun 2017 gue menulis resolusi yang salah satunya begini:
"Bisa Resign dari Bank Syariah Mandiri"

Pernah gue baca, setiap tulisan tangan kita itu, terkait mimpi dan usahanya yang sejalan, dalam alam bawah sadar, lama-lama akan terwujud asal dengan usaha yang keras. Kenyataannya, gue bisa mewujudkannya, gue bisa. I am breakaway!
Gak berakhir di situ, mimpi-mimpi yang sudah gue tuliskan gue perlahan akan mewujudkannya satu persatu. Untuk masalah karir, gue pernah bilang ke beberapa orang.Gue gak akan lama di perusahaan ini, kenapa? karena mimpi gue harus berlanjut dan tidak mau berhenti sampai di sini. 

Teruslah bermimpi, bangun dari mimpi, berjalan perlahan hingga dapat diraih mimpinya. Satu intinya, kalau kita punya mimpi, ingat...jangan pernah mengumbar mimpi kita kepada orang lain, hingga kita dapat meraihnya.

beranilah bermimpi
jangan berhenti bergerak
teruslah berlari
I am breakaway
dan
do not tell your dream, keep it silent till you get them.

Minggu, 10 Mei 2015

Bayangan

"Kamu lelah?" Tanyaku

"Lelah? Bahkan aku tidak melakukan apa-apa selama ini. Apa sebabnya?" Jawabnya

"Aku pikir" singkatku

"Apa yang ingin kamu sampaikan?" Dia mencoba bertanya balik

"Oh, tidak apa-apa. Mungkin aku yang lelah"

"Kok bisa? Sebabnya?" 

Gumamku tidak akan pernah tersampaikan. Aku terlanjur menghindari dari pertanyaan-pertanyaan dia.

"Bisakah kita tidak membahas ini?" Pintaku

Dia terdiam cukup lama dengan raut muka yang nampak kecewa dan tertekuk. Aku tidak menyadari bahwa dia akan merasa seperti demikian.

"Aku tahu kalau kamu sering memberikan pertanyaan itu, untuk apa?" 

"Aku tidak bermaksud" 

"Ayolah!"

Kemudian darah mulai menetes dari tanganku, aku pembunuh! Aku pembunuh! Aku ingin berteriak namun aku tidak bisa. 

"Aku tidak akan meninggalkanmu, aku akan selalu ada, di mana pun dan ke mana pun kamu pergi" bisiknya

"Argggh.." 

"Kamu tidak akan lepas dariku, bahkan dari cermin yang telah kamu pecahkan tadi. Aku adalah kamu"